maresiliencycenter.org

Kementerian PUPR Bertindak Cepat Atas Insiden Longsor di Ruas Tol Bocimi

maresiliencycenter.org – Sebuah longsor yang terjadi di kilometer 64 Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) telah memobilisasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera mengambil tindakan penanganan.

Miftachul Munir, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), menyatakan bahwa langkah-langkah perbaikan sementara sedang dilaksanakan dengan tujuan untuk mempercepat pemulihan aksesibilitas jalan tersebut.

Meskipun upaya konkret yang sedang dijalankan masih dirumuskan, diakui bahwa tim Kementerian PUPR bersama dengan stakeholder terkait aktif melakukan pembahasan strategis di lokasi kejadian. Dilaporkan bahwa rencana perbaikan permanen di ruas tol yang terdampak akan diinisiasi setelah masa libur Lebaran tahun 2024, sebagaimana dinyatakan oleh Munir.

Pengamanan dan sterilisasi lokasi longsor telah dilakukan oleh pengelola tol. Sebagai tindakan pencegahan, rute kendaraan dari Ciawi menuju Parungkuda telah diarahkan keluar melalui Gerbang Tol Cigombong, dan jalur dari Parungkuda ke Ciawi ditutup sepenuhnya.

Jalan Tol Bocimi, yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, merupakan bagian dari inisiatif pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Adanya investasi tambahan dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dalam PT Trans Jabar Tol menunjukkan komitmen terhadap percepatan pembangunan jalan tol ini, dengan harapan penyelesaian proyek pada tahun 2026.

Kementerian PUPR, melalui BPJT, telah mengimplementasikan tindakan darurat sebagai respon terhadap longsor yang mengganggu Jalan Tol Bocimi. Perbaikan sementara yang ditujukan untuk restorasi lalu lintas sedang berlangsung, sementara strategi perbaikan jangka panjang direncanakan pascaperiode libur Lebaran. Insiden ini memperjelas kebutuhan akan perencanaan infrastruktur yang tangguh dan responsif terhadap kondisi darurat.

Tentang Penulis

maresiliencycent